PENGELOMPOKKAN SENI MURNI DAN SENI TERAPAN
Seni rupa adalah cabang seni yang
membentuk karya seni dengan media yang bisa ditangkap mata dan dirasakan dengan
rabaan. Kesan ini diciptakan dengan mengolah konsep garis, bidang, bentuk,
volume, warna, tekstur, dan pencahayaan dengan acuan estetika.
Seni rupa dibedakan menjadi dua, yaitu seni rupa murni atau seni murni, dan seni terapan. Seni rupa murni mengacu kepada karya-karya yang
hanya untuk tujuan pemuasan eksresi pribadi, sementara seni terapan (desai dan kriya) lebih menitikberatkan fungsi dan kemudahan produksi.
Secara kasar terjemahan seni rupa di
dalam Bahasa Inggris adalah fine art. Namun sesuai perkembangan dunia seni
modern, istilah fine art menjadi lebih spesifik kepada pengertian seni rupa
murni untuk kemudian menggabungkannya dengan desain dan kriya ke dalam bahasan
visual arts seni rupa.
1. Seni rupa murni (Fine Art)
Seni murni yaitu bentuk seni rupa yang diciptakan dengan lebih
mengutamakan unsur ekspresi jiwa pembuatnya (seniman) tanpa mencampuradukkan
dengan fungsi atau kegunaan tertentu. seni murni diciptakan khusus untuk
dinikmati segiestetik dan artistiknya.
Seni yang dibuat untuk mengekspresikan nilai budaya dan keindahan.
Artinya, seni murni tidak memiliki fungsi lain selain sebagai hiasan. Biasa
disebut dengan Art for Art dimana proses penciptaan dan penjabaran
sebuah konsep seni hanya melulu berorientasi pada keberadaan seni itu sendiri.
Tetapi apa yang disebut Seni Murni pada awal penciptaannya bisa saja
bergeser menjadi seni terapan ketika sebuah karya seni murni sebagai idiom
artistik digunakan sebagai sebuah komponen artistik dalam sebuah tampilan seni
terapan. Kebebasan dalam
berekspresi menjadi hal penting dalam berkarya seni murni. kelompok seni ini
terdiri atas :
- Seni
lukis adalah salah satu cabang dari seni rupa. Dengan dasar pengertian
yang sama, seni lukis adalah sebuah pengembangan yang lebih utuh dari
menggambar. Melukis adalah kegiatan mengolah medium dua dimensi atau
permukaan dari objek tiga dimensi untuk mendapat kesan tertentu. Medium
lukisan bisa berbentuk apa saja, seperti kanvas, kertas, papan, dan bahkan
film di dalam fotografi bisa dianggap sebagai media lukisan. Alat yang
digunakan juga bisa bermacam-macam, dengan syarat bisa memberikan imaji
tertentu kepada media yang digunakan.
- Seni
grafis adalah cabang seni rupa yang proses pembuatan karyanya menggunakan
teknik cetak, biasanya di atas kertas. Kecuali pada teknik Monotype,
prosesnya mampu menciptakan salinan karya yang sama dalam jumlah banyak,
ini yang disebut dengan proses cetak. Tiap salinan karya dikenal sebagai
'impression'. Lukisan atau drawing, di sisi lain, menciptakan karya seni
orisinil yang unik. Cetakan diciptakan dari permukaan sebuah bahan ,
secara teknis disebut dengan matrix. Matrix yang umum digunakan adalah:
plat logam, biasanya tembaga atau seng untuk engraving atau etsa; batu
digunakan untuk litografi; papan kayu untuk woodcut/cukil kayu. Masih
banyak lagi bahan lain yang digunakan dalam karya seni ini. Tiap-tiap
hasil cetakan biasanya dianggap sebagai karya seni orisinil, bukan sebuah
salinan. Karya-karya yang dicetak dari sebuah plat menciptakan sebuah
edisi, di masa seni rupa modern masing-masing karya ditandatangani dan
diberi nomor untuk menandai bahwa karya tersebut adalah edisi terbatas.
- Seni
patung adalah cabang seni rupa yang hasil karyanya berwujud tiga dimensi.
Biasanya diciptakan dengan cara memahat, modeling (misalnya dengan bahan
tanah liat) atau kasting (dengan cetakan).
- Seni
instalasi (installation = pemasangan) adalah seni yang memasang,
menyatukan, dan mengkontruksi sejumlah benda yang dianggap bisa merujuk
pada suatu konteks kesadaran makna tertentu. Biasanya makna dalam
persoalan-persoalan sosial-politik dan hal lain yang bersifat kontemporer
diangkat dalam konsep seni instalasi ini. Seni instalasi dalam konteks
visual merupakan perupaan yang menyajikan visual tiga dimensional yang
memperhitungkan elemen-elemen ruang, waktu, suara, cahaya, gerak dan
interaksi spektator (pengunjung pameran) sebagai konsepsi akhir dari olah
rupa
- Seni
pertunjukan (Bahasa Inggris: performance art) adalah karya seni yang
melibatkan aksi individu atau kelompok di tempat dan waktu tertentu.
performance biasanya melibatkan empat unsur: waktu, ruang, tubuh si
seniman dan hubungan seniman dengan penonton. Meskipun seni performance
bisa juga dikatakan termasuk di dalamnya kegiatan-kegiatan seni mainstream
seperti teater, tari, musik dan sirkus, tapi biasanya kegiatan-kegiatan
seni tersebut pada umumnya lebih dikenal dengan istilah 'seni pertunjukan'
(performing arts). Seni performance adalah istilah yang biasanya mengacu
pada seni konseptual atau avant garde yang tumbuh dari seni rupa dan kini
mulai beralih ke arah seni kontemporer.
- Seni
Keramik adalah cabang seni rupa yang mengolah material keramik untuk
membuat karya seni dari yang bersifat tradisional sampai kontemporer.
Selain itu dibedakan pula kegiatan kriya keramik berdasarkan prinsip
fungsionalitas dan produksinya. Venus of Dolni Vestonice adalah karya
keramik tertua yang pernah ditemukan.
- Seni
film
- Seni
koreografi
- Seni
fotografi
- Seni kaligrafi
- Seni graffiti
2.
Seni Terapan (applied-art)
Berbeda dengan seni murni. Selain
memiliki fungsi estetis (keindahan) seni terapan juga memiliki fungsi
pragmatis, yakni memenuhi keperluan hidup manusia. Membuat karya seni rupa terapan tidak sebebas membuat
karya seni rupa murni karena di dalamnya harus mempertimbangkan
persyaratan-persyaratan tertentu, seperti syarat keamanan (security),
kenyamanan (comfortable), dan keluwesan dalam penggunaan (flexibility). Karya seni rupa terapan dapat digolongkan menjadi dua
kelompok, yaitu desain dan kriya.
a) Desain
Desain merupakan karya seni yang dibuat berdasarkan pesanan atau
permintaan clien (pemesan). Yang termasuk dalam karya desain yaitu;
- Arsitektur
adalah seni dan ilmu dalam merancang bangunan. Dalam artian yang lebih
luas, arsitektur mencakup merancang dan membangun keseluruhan lingkungan
binaan, mulai dari level makro yaitu perencanaan kota, perancangan
perkotaan, arsitektur lansekap, hingga ke level mikro yaitu desain
bangunan, desain perabot dan desain produk. Arsitektur juga merujuk kepada
hasil-hasil proses perancangan tersebut
- Disain
grafis adalah suatu bentuk komunikasi visual yang menggunakan gambar untuk
menyampaikan informasi atau pesan seefektif mungkin. Dalam disain grafis,
teks juga dianggap gambar karena merupakan hasil abstraksi simbol-simbol
yang bisa dibunyikan. disain grafis diterapkan dalam disain komunikasi dan
fine art. Seperti jenis disain lainnya, disain grafis dapat merujuk kepada
proses pembuatan, metoda merancang, produk yang dihasilkan (rancangan),
atau pun disiplin ilmu yang digunakan (disain). Seni disain grafis
mencakup kemampuan kognitif dan keterampilan visual, termasuk di dalamnya
tipografi, ilustrasi, fotografi, pengolahan gambar, dan tata letak
- Desain
industri (bahasa Inggris: Industrial design) adalah seni terapan di mana
estetika dan usability (kemudahan dalam menggunakan suatu barang) suatu
barang disempurnakan. Desain industri menghasilkan kreasi tentang bentuk,
konfigurasi, atau komposisi garis atau warna atau garis dan warna atau
gabungannya, yang berbentuk 3 atau 2 dimensi, yang memberi kesan estetis,
dapat dipakai untuk menghasilkan produk, barang, komoditas industri atau
kerajinan tangan. Sebuah karya desain dianggap sebagai kekayaan intelektual
karena merupakan hasil buah pikiran dan kreatifitas dari pendesainnya,
sehingga dilindungi hak ciptanya oleh pemerintah melalui Undang-Undang No.
31 tahun 2000 tentang Desain Industri. Kriteria desain industri adalah
baru dan tidak melanggar agama, peraturan perundangan, susila, dan
ketertiban umum. Jangka waktu perlindungan untuk desain industri adalah 10
tahun
- Desain
Interior
- Desain
Busana
b) Kriya
Seni kriya atau seni kerajinan memilki perbedaan dengan desain.
Kebanyakan karya seni kriya dibuat secara tradisional dengan keterampilan
tangan pembuatnya dan banyak memanfaatkan bahan-bahan alam seperti kayu, bambu,
batu, logam, tanah liat, kulit binatang, dan lain-lain. Karya seni kriya kini
banyak digemari karena unsur keasliannya, tak heran orang-orang banyak yang
merasa bangga mengoleksi barang-barang kriya daripada barang-barang buatan
pabrik. Yang termasuk dalam golongan karya seni kriya diantaranya;
- Kriya
tekstil
- Kriya
kayu
- Kriya
keramik
- Kriya
rotan
- Kriya logam
- Kriya kulit
- Kriya bambo
Jadi, seni murni
dan seni terapan adalah dua kutub yang berbeda berdasarkan pada konsep
penciptaan. Tetapi keduanya adalah seni dan yang satu tak melebihi nilai yang
lain.